Assalamu'alaikum, salam sejahtera bagi kita semua...

SELAMAT DATAAAANG ...
Selamat menikmati blog sederhanaku ..

-Luph U All-

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juli 2012

Semut Oh Semut.. .(dari kerajaan semut hingga perang dunia semut)


Banyak semut di rumahkuuu…
Gara-gara kamuuu…

Entahlah, “kamu” itu siapa? Banyak semut itu gara-gara siapa? Ya, mungkin gara-gara kamu dan kamu itu adalah semut. Hiks..
Tiba-tiba aku sangat benci dengan semut. Aku lho diem, gak cari gara-gara, tapi semut selalu datang semaunya dan mengusik hidupku. Kemarin, aku dapet brownies dari kang mas ainyuuuul inyul unyul unyu-unyuuuu baungetz. Lezat sekali. Nih…
brownies Amanda dari mas Ainul Ilmi
 Tapi, semut menggagalkan kenikmatan itu. Lihatlah…
browniesku disemutin, hiks :(
Semalam suntuk aku mengusir mereka. Untuk tampilan luarnya memang segerombolan semut kelihatan keluar dan pergi. Tapi ternyata, ada semut yang menyelinap di selipan brownies itu. Banyak banget, hrrr…. Aku berharap mereka keluar dari brownies itu. Aku ketok-ketok, beberapa keluar dari brownies dan pergi, beberapa masih bertahan di dalamnya. Tahu gak? Proses itu membuat browniesku berantakan, bentuknya tak lagi cantik, remuk, hiks..

Tapi, saat itu yang terpikir adalah bagaimana caranya agar aku bisa makan brownies itu lagi. Aku ketok-ketok terus dan membiarkannya jika masih ada semut yang bersarang. Cukup meminimalisir keberadaan mereka yang di dalam saja. Meskipun masih ada semut di dalam, aku yakin mereka tak akan mampu menghabiskan browniesku sebanyak ini.

Karena kertas lemeknya udah hancur, aku menggantinya dengan tisu. Satu per satu aku masukkan ke dalam kotakan lagi. Aku tutup rapet, mau aku beri karet, tapi gak ada karet yang muat. Akhirnya aku bungkus dengan tas kresek. Aku klip rapeeeet. Kayak gini…
brownies dengan segala bentuk pengamanan
Paginya, aku mo sarapan pake brownies, he.. gaya dikit lah. Pas aku buka, semut-semut itu bergerumbul di tisu paling atas, gak begitu banyak sih, tapi lumayan lah. Karena sebelumnya aku isi kotakan itu dengan tumpukan tisu, maka dengan mudah aku bisa membuang semut-semut itu. Hingga saat tiba, pada proses menemukan brownies tersebut, alhasil tak ada semut di dalamnya. Hihi.. lihatlah…
browniesku enak lagi, hmm :)
Dan aku bisa menyantapnya.
Aku berharap semut-semut itu tidak meninggalkan telur dalam brownies itu. Uhuk..

Buat kalian yang pernah mengalami hal yang sama denganku. Ini ada beberapa tips yang mungkin bisa kalian gunakan agar makanan favorit kalian tidak diganggu semut-semut nakal. Semut bisa datang dari arah mana saja. Mau disembunyikan di mana pun mereka bisa menemukan dan mereka datengnya gak tanggung-tanggung, lho! Beraninya keroyokan, serius!

Berikut ada beberapa langkah yang bisa digunakan, silakan pilih, silakan dipraktikkan!

Pertama, jangan biarkan makanan ditempatkan di tempat terbuka. Tutup rapaaaat sekali. Taruh lemari es juga bagus. Tapi sepertinya ini butuh modal, buat yang punya aja deh, haha.. yang gak punya, suatu hari nanti lah.

Kedua, jangan biarkan bungkusnya terkena hal-hal yang bisa memancingnya datang. Semisal, abis pegang madu, pegang bungkus yang di dalamnya ada kue. Semut bakal terpancing untuk menjilati tuh bungkus karena ada sisa madu yang menempel di sana.

Ketiga, lindungi makananmu dengan garis batas menggunakan kapur semut.

Keempat, kalo udah bener-bener gemes. Kita basmi sarangnya saja. Ditelusiri macam detektif dan semprot sarangnya dengan semprotan insektisda atau diguyur air panas. Sebenernya kejem banget ya? Tapi, ya buat yang tega, monggo…

Kelima, taruh makanan di deket yang panas-panas, semut-semut bakal minggir.
Mungkin cuma itu sih. Buat kalian yang tau ada tips lain lagi, bisa berbagi tips di “komentar”, hehe..

Dasar semut!

Tapi dia hebat ya? Tahuuuu aja ada makanan, padahal udah disembunyiin. Tapi pernah lho, suatu kejadian aku naruh makanan di meja putih, alhasil mereka gak mau deketin makananku. Tapi kalo di meja berwarna coklat, seringkali diserbu. Hrrr... entah kenapa?

Mungkinkah semut suka warna coklat?

Lalu bagaimana mereka bisa mendeteksi makanan?
Pada kepala semut terdapat banyak organ sensor. Semut, layaknya serangga lainnya, memiliki mata majemuk yang terdiri dari kumpulan lensa mata yang lebih kecil dan tergabung untuk mendeteksi gerakan dengan sangat baik. Untuk soal penglihatan dia jago, lho! Selain itu, semut termasuk serangga yang memiliki keistimewaan indra penciuman. Gak hanya itu, mereka bisa mendeteksi makanan juga karena mendapat informasi dari kawanan semut yang lain. Pernah lihat semut tabrakan dengan semut yang lain? mereka lagi saling menyapa mungkin ya, sampai-sampai kegiatan mereka dijadikan sebagai motivasi salam semut. Ternyata eh ternyata proses tabrakan itu ada proses komunikasi. Mengabarkan kalau ada mangsa yang bisa diserbu.

“Ada mangsa mantap di ujung sana. Segera berangkat. Sampai jumpa,” kurang lebih seperti itu jika suara mereka terdengar dan diterjemahkan ke dalam bahasa manusia.

Pantesan aja mereka seringkali datengnya keroyokan. Proses penyebaran informasinya aja secepet itu, sekali ketemu kawanan langsung dikasih tau. Pantesan juga gak ada media massa di kerajaan semut. Proses komunikasinya melalui mulut ke mulut sih, hihi…

Nah, alat komunikasi mereka adalah antena semut. Selain itu, antena semut juga berguna sebagai alat peraba untuk mendeteksi segala sesuatu yang berada di depannya. Pada bagian depan kepala semut juga terdapat sepasang rahang atau mandibula yang digunakan untuk membawa makanan, memanipulasi objek, membangun sarang, dan untuk pertahanan, lho! Pada beberapa spesies, di bagian dalam mulutnya terdapat semacam kantung kecil untuk menyimpan makanan untuk sementara waktu sebelum dipindahkan ke semut lain atau larvanya. Yah, semacam kagguru, sudah punya kantong. Jangan-jangan ada doraemon versi semut yang punya kantong ajaib nih!

Berikut ada gambar yang aku dapat dari hasil googling...
semut dari jarak dekat, hiii menjijikkan

Kalo semut kemakan?
Abis lihat gambar di atasa, pasti rasanya gak pengen makan deh. Tapi pernah kemakan kan? Rasanya pedes. Haha.. ya nggak? Pernah makan rambutan kan? Kalau pas gigit kulitnya, gak tau ada semut item ngumpet, terus kegigit, rasanya pedes, hihi.. Tapi kalo emang kemakan, gak bakal bikin kerajaan semut di perut kok. Kan di lambung ada asam lambung, jadi semut udah mati duluan kena asam lambung, he…

Kalau dilirik dari segi agama, semut juga ikutan nimbrung, lho! Berdasarkan hadits riwayat Abu Hurairah, Muhammad bersabda, "Ada seekor seekor semut pernah menggigit salah seorang nabi. Nabi tersebut lalu memerintahkan umatnya untuk mendatangi sarang semut kemudian membakarnya. Tetapi, kemudian Allah menurunkan wahyu kepadanya, "Apakah hanya karena seekor semut menggigitmu lantas kamu membinasakan satu umat yang selalu bertasbih." (Hadits shahih Imam Muslim No.4157)

Mencoba mencari tahu bukti semut bertasbih dan aku nemu gambarnya aja, dan ini unik. Lihatlah…
dok. istimewa
dok.istimewa

Selain itu, dalam kitab suci Kristen (Alkitab) khususnya dalam bagian Perjanjian Lama yaitu Kitab Amsal 6:6-11, umat Kristen diajarkan untuk mencontohi teladan semut, lho! Baik dalam etos kerjanya maupun dalam ketaatan kepada pemimpin, ketekunannya dalam menghadapi rintangan, kepekaan terhadap sekitarnya, serta kebersamaan hidup dalam koloninya. Ini adalah hal yang baik, bukan saja bagi pengentasan kemiskinan, tetapi juga dalam relasi dan budaya gotong royong yang mulai lenyap ditelan sikap individualis yang kian merajalela.

Kutipan Amsal 6:6-11, "Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makananannya pada waktu panen. Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring"- maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang tak bersenjata.
Keren ya.. semut oh semut..

Pernah dengar kerajaan semut yang dipimpin ratu semut?
Nah, di kerajaan itu ada beberapa jenis semut lho, antara lain: 
1. Semut Ksatria: dia semut jantan yang mengawini ratu semut, hingga kemudian mati. Maka, ia disebut semut ksatria karena rela menyerahkan nyawanya demi keturunan mereka agar tetap berlangsung. Coba bayangin kalo gak ada semut jantan yang mau kawin dengan ratu semut? Semut musnah! 
2.  Ratu semut: dia tugasnya kawin terus bikin keturunan. (Ups!)
3. Semut pekerja: dia itu semut dewasa atau semut yang mandul.
4. Semut tentara: dia itu semut yang udah tua, semut yang harus cari makanan.

Dari beberapa penjelasan singkat tentang siapa saja yang ada di kerajaan semut. Muncul beberapa jawaban kenapa yang memimpin itu betina. Karena ternyata tugas dari semut jantan yang mengawini ratu semut, ia akan mati (Sungguh, kisah cinta yang tragis). Eots, tapi, untuk acara sakral mengawini ratu hingga menjadi tumbal kematian, mungkin gak ya ada prosesinya? Resepsi perkawinannya mungkin? resepsi kawinan ratu harus meriah donk, jangan kalah dengan respsi kawinannya Muzdalifah dan Nassar, haha..

Ups, lanjut deh! Kalo bagi mereka (semut) yang mandul, mereka disebut dengan semut pekerja atau semut dewasa. Mereka itu lah yang merawat semut-semut muda. Nah, ratu semut ngapain? Ratu semut kawin terus biar semakin banyak keturunan untuk mempertahankan kerajaannya, he…

Loh? Nah terus.. kok semut tua yang nyari makanan? Kan kasihan! Tapi ya mau gimana lagi? Seperti itu karena mencari makan memiliki risiko kematian yang tinggi, sehingga semut hanya berpartisipasi jika mereka sudah cukup tua dan bagaimanapun juga lebih dekat pada kematian. Super sekali ya? Mereka sudah paham tentang konsep kematian.

Hal unik yang alin adalah mulai dari telur semut. Kalo telur itu dibuahi, maka akan menjadi betina (diploid); kalo tidak dibuahi, maka menjadi jantan (haploid). Unik ya? Setelah jadi telur, jadi larva semut-tidak memiliki kaki sama sekali dan tidak dapat menjaga diri sendiri. Makanya, buat semut yang mandul atau semut dewasa punya tugas untuk menjaga, merawat semut muda, larva, dan ratu.

Eits, kalo dipikir-pikir, ratunya ada satu atau ada banyak ya? Gak mungkin banyak semut yang mandul kan? Mungkinkah ada proses pemilihan ratu? Pemilihan Rati Semut 2012. Sepertinya menarik.

Terlebih ada kerajaan semut, sepertinya unik sekali. Bagaimana hubungan mereka dengan kerajaan semut-semut yang lain, ya? Mereka semua saling mengenal tidak ya? Haha.. tapi, dari artikel yang aku baca sih, mereka yang tidak dari satu koloni bakal bermusuhan dan serang-serangan. Hihi..

Fakta unik tentang semut yang belum kutemukan alasannya adalah…
Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di bumi. Hanya di beberapa tempat seperti di Islandia, Greenland, dan Hawaii, mereka tidak menguasai daerah tesebut.
Kenapa ya? Ada yang tahu jawabannya? Silakan tulis di “komentar”, hehe..
Sekian ah, sepertinya cukup banyak tulisan ini. Dari curhat jadi berbagi pengetahuan, lumayan! Semoga gak bosen, makasih sudah berkunjung dan membaca.

(Masih) Dasar semut!

Minggu, 11 Maret 2012

Angka Kejutan

Belajar sambil bermain, atau bermain sambil belajar?
Anak mulai jenuh belajar?
Baca tak mau.
Mengerjakan soal enggan.
Tanya jawab malas.
Merengek untuk berhenti belajar, kemudian pamit untuk pergi main ke luar rumah dengan teman-temannya.
Menyebalkan? Ya!
Berikut ada tawaran trik bagi Anda sebagai tenaga pendidik atau calon pendidik agar suasana belajar tak menjenuhkan dan anak selalu ingin belajar dan belajar.
Permainan ini disebut ANGKA KEJUTAN…
Siapkan soal yang nantinya akan dijawab untuk si anak. Hitung berapa jumlah soalnya. Siapkan kertas dan gunting. Semisal jumlah soal ada 40, maka buat potongan kertas sebanyak 40. Tulis potongan kertas tersebut dari angka 1-40. Nantinya, si anak akan mengambil salah satu potongan kertas tersebut. Jika ia mendapatkan angka 5, maka ia harus mengerjakan angka 5.
Bila pelu, beri ia hitungan waktu 10 atau 20 detik untuk mengerjakan soal tersebut. Bila si anak tidak sanggup mengerjakan soal dalam waktu yang sudah ditentukan, maka ia dikenai hukuman. Bentuk hukuman bisa dipertimbangkan dengan kondisi atau mood si anak.
Adapun tawaran tentang hukuman dari saya adalah membuat potongan kertas lagi yang isinya adalah instruksi hukuman. Semisal: lompat kodok 10 lompatan; gaya ular 10 detik, dsb. Buat beberapa jenis hukuman agar si anak bisa mengambil salah satu potongan kertas tersebut dengan rasa kejutan apa hukuman yang akan dikenakan padanya. Kemungkinan besar, si anak akan berusaha menghindari mendapat hukuman.
Beri sensasi juga dengan memeberikan anak hadiah jika ia mampu menjawab soal dengan benar semua. Bisa saja gantian Anda yang mengambil potongan kertas hukuman dan Anda yang menjadi pihak yang dihukum. Si anak akan merasa senang, kemungkinan ia kan berusaha untuk membuat jawaban yang benar agar ia dapat melihat Anda mendapat hukuman.
Permainan seperti ini akan ada kemungkinan tahap jenuh di pertengahan jika jumlah soalnya banyak. Maka, jika anak sudah jenuh, hentikan dan pinta ia untuk mengerjakan sisa soal yang belum dikerjakan tanpa mengambil potongan kertas. Kemungkinan akan lekas selesai juga.
Silakan mencoba.
Ini baru satu trik yang saya bagi. Karena hari ini saya baru saja mencoba trik tersebut dan akhirnya si anak betah belajar selama 6 jam. Terima kasih untuk Dian Desi, sahabat saya yang telah memberikan saya inspirasi untuk menjadi seorang tenaga pendidik yang… sangar. :p
Semangat belajar!
Kos Karangmalang, Minggu, 110312, 23:05

Sabtu, 17 Desember 2011

Tips: Apa yang Harus Aku Lakukan Jika Kekasihku Masih Bergemelut dengan Mantan Kekasihnya?

Menjadi mantan kekasih, punya mantan kekasih, mantan kekasih dari sang kekasih, dan segala hal yang berbau mantan kekasih, bikin galau, suntuk setengah mateeee, dan lain-lain lah.
Sudah benar-benar lupa, hilang feeling dengan sang mantan, kini fokus menjalani dengan kekasih yang baru, namun sang kekasih masih saja bergemelut dengan mantannya.
Foto-foto dengan mantannya masih tersusun rapi, foto-foto terbaru mantannya masih tersimpan di file komputer dengan nama “honey”, tersimpan rapat di handphone, bertuliskan “she love me”, dan segala tempat, serta dengan nama-nama yang so sweet bin romantis lah.. sedang foto kita tidak ada dalam file komputernya, kalau pun ada paling-paling juga sebutir (kalah cantik kali ya?haha… derita loe..).
Foto mantannya di-edit sedemikian rupa dengan media coreldraw, jaket dari mantannya masih dipakai ke mana-mana, dan semua hal ihwal yang berkaitan dengan mantannya masih tersimpan rapi, waah.. sungguh rasanya jengkel setengah mati bukan? Hahaha…
Mendapat kabar seperti itu, mungkin yang terbesit adalah:
“Putus aja, boook.. kagak nahaaan, euy!”
Bahkan, mungkin orang yang masih bertahan, dia dibilang BODOH. Hahaha… buatku, nggak juga. Dengan modal positif thingking, kupikir permasalahan ini seperti ini nggak menyakitkan juga kok, hanya butuh proses. Butuh proses untuk kebal, hwkwkwk…
Oke… santai… calm downall is well… tiap masalah pasti ada penyelesaiannya jika benar-benar ingin menyelesaikan semuanya.
Nggak selamanya hal buruk itu bakal buruk terus kok, tergantung cara kita mengolah keadaan. Baiklah, kembali ke topik bahasan, apa yang harus dilakukan jika sang kekasih masih bergemelut dengan mantan kekasihnya?
1.       PERCAYA
“Aku percaya padamu.”
Bagiku semua butuh proses.
Bodoh ya?
Tidak bagiku!
Yah, itung-itung latihan mengolah kesabaran lah.
Daripada harus ngomel-ngomel,
”Hapus foto-foto ini!”
“Lupakan mantanmu, atau kita putus!”
“Aku pengen kamu lupain dia!”
Kalau model pemaksaan kayak gitu, sang kekasih akan melakukan semua kemauanmu dengan terpaksa. Lain halnya jika dilawan dengan kepercayaan, kekasih yang tepat, ia pasti akan berusaha menjaga kepercayaanmu, dengan demikian secara perlahan dia akan mencoba fokus padamu. Jika masih saja berkutat pada mantannya, ya sudahlah. Hahaha…

2.       BERBAGI
Tempatkan diri pada seseorang yang akan selalu menemaninya, menemani baik dalam hal suka maupun duka. Jika sang kekasih masih berkutat pada mantannya, semua pasti ada alasannya. Mencoba bertanya, nggak salah kan? Mencoba mendengar keluh kesahnya, memahaminya perlahan. Bila sudah tahu alasannya, mari diselesaikan! Jika karena susah melupakan mantannya, tawarkan padanya bahwa kamu siap untuk membantunya untuk melupakannya. Jika karena sang kekasih masih terikat hutang dengan mantannya, tawarkan padanya sedikit receh untuk membantunya melunasi semua hutang-hutangnya, ahaha… emang ada yang kayak gitu ya? Yah, intinya… semua bisa didiskusikan. Belajar berani terbuka! Jika sang kekasih berbelit-belit, susah diajak ngomong, tawarkan padanya… ”Ngeteh bareng, yuk!” (iklan bangeeet, he…).

3.       EVALUASI
Jika sudah mengolah diri untuk percaya, positif thingking bahwa semua baik-baik saja, kemudian sudah mencoba berdiskusi, selanjutnya adalah evaluasi. Mungkin belum ada inovasi dari kita dalam mecinptakan cerita cinta. Ada kalanya kita buat sensasi cinta yang baru untuk sang kekasih. Ada kalanya memperbaiki diri jika dari diri kita ada yang tidak berkenan bagi sang kekasih.

Dari tiga langkah tersebut, jangan pernah merasa RUGI. Langkah tersebut juga langkah bagi kita untuk menjalani kehidupan yang rumit. Percayakan pada Sang Skenario. Yakinlah bahwa semua garis ceritaNya baik untuk kita. Semua akan indah pada waktunya.

Bukan karena tidak ada rintangan, kemudian kita merasa optimis. Namun, karena optimis, rintangan berasa tidak ada. Yakinlah bahwa semua akan baik-baik saja. SEMANGAT!
Semoga kesabaranmu menjadi nilai tambah untukmu…
Semoga kekasihmu fokus padamu!
Aamiin…

Kos Karangmalang, 18 Desember 2011, 02.31
-Ditulis dalam rangka menyemangati diri, All is well-

Sabtu, 03 Desember 2011

3 Langkah Agar Makin Disayang Pacar


Cieeeeh yang punya pacar. Demen banget baca tips biar makin disayang pacar, ehemm…
Lagi galau karena meragukan kasih sayang sang pacar? Pengen hubungan langgeng, dan capek karena selalu berpikir keras untuk mengawetkan hubungan? Jika Kamu nemuin blog ini, maka Kamu adalah orang yang beruntung. Selamat yaa…
Dan berikut adalah beberapa langkah agar makiiiiin disayag pacar, ihirrrr…. Monggo dibaca:
1.       Sayangi pacar
Ini adalah langkah awal jika Kamu pengen disayang pacar. Pepatah bilang, ”Jika ingin dihormati atau dihargai orang lain, maka hormati dan hargai orang lain lebih dulu.”
2.        Sayangi pacar
Loh? Kok ‘sayangi pacar’ lagi?
Bukan apa-apa, karena ada pepatah yang menyebutkan,”Jika ingin disayang pacar, maka sayangi pacar lebih dulu. (ini pepatahku, percaya atau nggak, terserah Kamu deh!)
3.       Sayangi pacar
Yang terakhir adalah ‘sayangi pacar’.
Loh?
Kok?
Loh Kok?
Loh kok gitu?
Loh kok gitu sih?
Loh kok gitu sih ah?
(hohoho…salah gue? Salah temen-temen gue?)
Ya, memang ini adalah langkah terakhir. Coba aja deh… kalau belum dicoba, jangan bawel. Kalau ketiga langkah ini nggak ampuh, aku saranin Kamu putus aja deh, cari pacar yang lain.
Toh cinta itu memberi…
Dan memberi itu ikhlas…
Ikhlas itu tanpa pamrih…

Ini bukan apa-apa lho, suer dah.. just kidding :D

Minggu, 06 November 2011

Cara Mudah Membedakan Daging Kambing dengan Daging Sapi

Mumpung lagi musim daging kambing dan daging sapi, aku mau bagi-bagi tips, yaitu CARA MEMBEDAKAN DAGING KAMBING DENGAN DAGING SAPI.
Sulit membedakan keduanya selalu jadi keluhan ibu-ibu, anak-anak, atau manusia jenis apapun yang enggan daging kambing, sedang daging yang dibagi selalu dicampur. Jika diharuskan untuk mencium baunya, heemmm.. aku rasa banyak yang tak mau. Sedang sang suami, terkadang tak mau menuruti apa mau si istri, karena pikirnya daging sapi dan daging kambing itu sama saja, dan istri hanya bisa cemberut, mengeluh dalam hati, hingga mogok makan (keterangan ini berlaku pada siapa saja, tidak hanya pada seorang istri, he…).
Nah, dengan fenomena alam yang tak terhindarkan ini, aku hendak berbagi tips mudah cara membedakannya tanpa harus mencium baunya. Berikut cara-caranya:
Pertama, siapkan beberapa kumpulan daging kambing dan daging sapi yang tercampur. Mengapa demikian? Karena kalau daging kambing dan daging sapi sudah dibedakan atau tidak tercampur, tips ini tidak akan bermanfaat, betul tidak?hehe..
Kedua, siapkan dua tempat yang berbeda, misalnya tempat yang berwarna merah untuk daging kambing, dan warna biru untuk daging sapi. Mengapa demikian? Ini untuk memudahkan kerja selanjutnya, maksudnya: jika nanti sudah diketemukan daging kambing atau daging sapi, segera letakkan di tempat yang sudah ditentukan (agar tidak tercampur lagi). Kalau ketemu daging kambing, taruh ditempat warna merah, kalau ketemu daging sapi, taruh ditempat warna biru.haha..
Ketiga, ambil satu daging, kemudian letakkan daging itu pada pipi suami atau pada siapa saja yang punya ciri-ciri bawel setengah mati,he..). Jika sang suami atau sang korban berteriak “mbeeeeek…” itu menunjukkan daging yang Anda pegang adalah daging kambing. Segera letakkan daging tersebut pada tempat warna merah. Namun demikian, jika berteriak “ngooook…” itu menunjukkan daging sapi, segera letakkan pada tempat warna biru. Begitu seterusnya sampai daging kambing dan sapi mulai terpisahkan.
Semoga bermanfaat :p
Bumi Asri, 071111, 06:57

Rabu, 06 Juli 2011

Menulis Berita Online dengan Cepat


“Hari ini saya mau menulis”
                Itulah kesimpulan yang aku sampaikan pada pertemuan diklat menulis online di markas besar kebangganku, di mana lagi kalau bukan gedung Student Center lantai 3, sebut saja LPM Ekspresi (Lembaga Pers Mahasiswa, salah satu UKM Universitas Negeri Yogyakarta).
                Agenda yang diselenggarakan secara mendadak, tanpa persiapan, baik persiapan mental, persiapan niat, bahkan sebuah kemauan pun tak juga dipersiapkan, yang ada hanya “okelah ngikut saja”.
                Takdir telah menuntunku, pertemuan tersebut menggugah emosiku untuk menulis, dan menulis. Motivasi menulis itu datang dengan sendirinya, hingga saat ini aku goreskan segala hal yang lewat di pikiranku.
                Kok bisa ya, pertemuan hari ini memotivasiku untuk menulis? Baiklah, akan ku jabarkan atas apa yang aku dapat hari ini (Semoga bermanfaat).
                Berawal dari sebuah perkenalan singkat dari Yossy, sang guru (alumni LPM Ekspresi), yang menegaskan bahwa pertemuan hari ini akan menjadikan peserta diklat malam ini akan menulis berita dengan cepat (tidak mengklaim keberhasilan menngenai kualitas tulisan, hanya saja “mau”. Terang saja, tanpa diklat itu pun, kemauan untuk menulis dengan cepat itu sudah pasti ada). Dahsyatnya .. pertemuan tadi benar-benar menggugah kemauanku untuk menulis, ya sekalipun bukan berita, tapi ku pikir, ya aku menulis, he..
                Baiklah lanjut. Setelah perkenalan singkat, Yossy, sang pembimbing diklat malam ini, meminta peserta yang ada untuk membentuk kelompok yang terdiri dari 2 orang. Kemudian kami diminta untuk menentukan sebuah judul berita yang menarik dan penting (sebut saja, berita yang akan ditampilkan adalah berita, fakta yang penting, dan rugi untuk dilewatkan pembaca). Kala itu aku satu kelompok dengan pimpinan proyek buletin expedisi, namanya Ratih. Aku dan dia memutuskan untuk memakai judul “Kuliah gratis di UNY”. Lalu dua diantara aku dan Ratih, salah satunya menjadi calon narasumber dari judul berita tersebut, dan yang satunya lagi menjadi reporter untuk menggali data dari  judul kelompok lain. Saat itu aku menjadi reporter, dan memilih judul “UKM mati tanpa stanisasi”, tapi karena untuk memperimbangkan kinerja selanjutnya, aku dipindah pada judul yang tak ada peminatnya, yaitu “Pekan Kreativitas Mahasiswa tiket masuk PIMNAS”, tanpa persiapan Term of Reference (TOR, yang memuat daftar pertanyaan untuk ditanyakan kepada narasumber), dengan model seadanya (toh ini juga simulasi), dengan kenekatan aku mulai bertanya yang mungkin tak jelas, dan tak terarah, yang ada malah muncul banyolan tak jelas.
                Waktu reportase habis, dilanjutkan untuk menulis sebuah berita. Step by step .. sulit tapi lama-lama menyenangkan, aku percaya diri saja, dan yakin bahwa aku bisa membuat sebuah tulisan yang bermutu.
Berikut aku ringkaskan materi yang aku dapat hari ini:
“Cara menyusun fakta-fakta yang telah kita dapat adalah sebagai berikut:
1.       TERAS BERITA (paragraf pertama)
Paragraf ini harus memenuhi 4 unsur, yaitu APA kejadiannya, DI MANA peristiwanya, SIAPA yang terlibat dalam kejadia tersebut, dan KAPAN kejadiannya. Dalam kalimat ini, maksimal 12 kata. Perhatikan fokus arah, jangan sampai membiarkan satu paragraf menjadi bertujuan ganda, dan tidak fokus.
2.      KALIMAT PERNYATAAN (kutipan tak langsung)
Berupa kalimat pernyataan, tidak lupa menuliskan identitas narasumber berita, dan atribut paragraf.
3.      KUTIPAN LANGSUNG
4.      PARAGRAF PENGAIT
Pemaparan poin penting lainnya dari paragraf sebelumnya
5.      MENEGASKAN
Mengutip pendapat dari narasumber lain untuk merincikan fakta yang disampaikan narasumber pertama atau mencari pendapat bandingan sebagai unsur keberimbangan berita.
Kata kunci:
a.       Mendukung : “Hal senada, pendapat serupa, hal itu dikuatkan oleh”
b.      Menentang: “Hal berbeda, pendapat berbeda, hal itu dibantah oleh”
6.      KUTIPAN LANGSUNG DARI NARASUMBER LAIN
7.      PARAGRAF PENUTUP (berisi kesimpulan)
8.      BUAT JUDUL YANG TEPAT
(mengulas kembali catatan Yossy Suparyo, Pimpinan Litbang, dan PSDM LPM Ekspresi 1998-2000, sekarang menjadi pemimpin redaksi Suara Komunitas)
            “Untuk mengasah keterampilan menulis Anda, usahakan setiap hari Anda menulis satu berita. Tak harus berita yang rumit, peristiwa di sekitar Anda jauh lebih baik. Selamat Mencoba!”
                Pesan akhir dalam lembaran materi yang diberikan Yossy membakar semangat menulisku, luar biasa. “Modal mudah menulis berita adalah fakta”, aku benar-benar jadi haus berita, dengan modal kejujuran yang aku tau, tanpa manipulasi data, aku dapat membuat sebuah berita. Hanya menjadikan menulis berita itu menjadi sebuah kebiasaan.
Mari menulis yuk ...

Rabu, 06 Juli 2011 at karangmalang 23.40